20 Maret 2010

Windows 7


Windows 7
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Windows 7 logo.svg
Windows 7
(Bagian dari keluarga Microsoft Windows)
Tampilan
Windows 7.png
Tampilan Layar dari Windows 7 Ultimate
Pengembang
Microsoft
Situs web: Official website
Informasi keluaran
Tanggal dikeluarkan: RTM: 22 Juli 2009
Retail: 22 Oktober 2009 info
Versi terkini: 6.1 (build 7600.16385.090713-1255[1]), 22 Oktober 2009 (2009-10-22), 150 hari yang lalu info
Model sumber: Closed source / Shared source
Lisensi: MS-EULA
Kernel type: Hybrid
Metode pemutakhiran: Windows Update
Dukungan platform: IA-32, x86-64
Status dukungan
Mainstream support

Windows 7 (sebelumnya berkodekan Blackcomb atau Vienna) merupakan versi terbaru Microsoft Windows yang akan menggantikan Windows Vista.[2]. Windows ini memiliki kernel NT 6.1. Microsoft mengumumkan bahwa pengembangan Windows 7 akan berjalan dalam tiga tahun. Versi klien dari Windows 7 akan dirilis dalam versi 32-bit dan 64-bit walaupun versi servernya (yang akan menggantikan Windows Server 2008) akan dirilis hanya dalam versi 64-bit, yang akan dinamakan Windows Server 2008 R2. Komputer akan memberitahu jika terjadi perubahan pada komputer tersebut. Windows 7 diluncurkan pada tanggal 22 Oktober 2009. Setiap pengguna akan mendapat perlindungan 3 lapis jika ada permintaan mengunduh file dari yang tak dikenal. Windows 7 didesain dengan fitur baru dan peningkatan performa dari Windows Vista.
Daftar isi
[sembunyikan]

* 1 Spesifikasi perangkat keras
* 2 Penjualan
* 3 Versi
* 4 Catatan
* 5 Referensi
* 6 Pranala luar

[sunting] Spesifikasi perangkat keras

Microsoft telah mempublikasikan spesifikasi kebutuhan minimum perangkat keras untuk Windows 7.
Spesifikasi minimal Windows 7 (yang disarankan)[3] Arsitektur 32-bit 64-bit
Kecepatan unit pengolah pusat 1 GHz 32-bit CPU 1 GHz 64-bit CPU
Memori Akses Acak(RAM) 1 GB RAM 2 GB RAM
Unit Pengolah Grafis Dukungan DirectX 9 prosesor grafis dengan WDDM Driver Model 1.0 (Untuk Windows Aero)
Cakram Keras(HDD) Kapasitas Minimum 16 GB Kapasitas Minimum 20 GB
Cakram optik DVD drive (untuk instalasi dari media DVD)

Persyaratan tambahan untuk bisa menggunakan fitur tertentu:[3]

* BitLocker memerlukan Trusted Platform Module (TPM) 1.2 dan membutuhkan USB flash drive untuk menggunakan BitLocker To Go.
* Windows XP Mode memerlukan tambahan memori 1 GB, kapasitas tambahan 15 GB cakram keras , dan Unit Pengolah Pusat yang mendukung virtualisasi dengan AMD-V atau Intel VT

[sunting] Penjualan

Kunci kesuksesan Windows 7 adalah lebih menarik banyak pembeli selama masa diskonnya. Terhitung sejak bulan Juni 2009 lalu, Windows 7 Home Premium telah tersedia dengan harga yang sangat terjangkau yaitu sekitar 49 USD atau sekitar 500 ribu rupiah saja, ini tentu lebih hemat 70 USD atau sekitar 700 ribu rupiah dibandingkan harga penjualan aslinya sebesar 119 USD atau sekitar 1,2 juta rupiah. Sedangkan untuk Windows 7 Professional dijual dengan harga 99 USD saja atau sekitar 1 juta rupiah, ini merupakan setengah harga dari harga aslinya. Kini program tersebut telah berlalu. Namun sampai detik ini pihak Amazon masih menawarkan Windows 7 dengan harga yang lebih murah dari harga asli peluncurannya nanti.


[sunting] Versi

Windows 7 memiliki 6 versi yang sama dengan Windows Vista. Hanya saja ada perbedaan nama, jika Windows Vista memiliki versi Business maka pada Windows 7 versi tersebut dinamakan Professional.

* Windows 7 Home Basic

* Windows 7 Home Premium

* Windows 7 Professional

* Windows 7 Ultimate

* Windows 7 Enterprise (versi ini tidak dijual di toko komputer manapun)!

* Windows 7 Starter

[sunting] Catatan

Pada Windows 7 32 bit, jumlah memori (RAM) maksimum yang dapat dipasang hanya sampai 4 GB dan jika dalam keadaan standar sistem hanya bisa membaca RAM kurang dari 4 GB. Sedangkan untuk versi 64 bit jumlah RAM maksimum yang terpasang mencapai 192 GB. Untuk menginstal versi 64 bit tersebut harus memiliki prosesor yang memiliki arsitektur 64 bit.

Kode Kehormatan Pramuka


Kode Kehormatan Pramuka yang terdiri atas Janji yang disebut Satya dan Ketentuan Moral yang disebut Darma merupakan satu unsur dari Metode Kepramukaan dan alat pelaksanaan Prinsip Dasar Kepramukaan.
[sunting] Satya

Satya adalah :

* Janji yang diucapkan secara sukarela oleh seorang calon anggota Gerakan Pramuka setelah memenuhi persyaratan keanggotaan;

* Tindakan pribadi untuk mengikat diri secara sukarela menerapkan dan mengamalkan janji;

* Titik tolak memasuki proses pendidikan sendiri guna mengembangkan visi, intelektualitas, emosi, sosial dan spiritual, baik sebagai pribadi maupun anggota masyarakat lingkungannya.

Satya dibagi menjadi dua, sesuai dengan kelompok umur peserta didik, yaitu Dwisatya dan Trisatya"
[sunting] Dwisatya

Dwisatya adalah satya yang digunakan khusus untuk Pramuka Siaga. selengkapnya berbunyi sebagai berikut :


Dwisatya Pramuka Siaga
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

* menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengikuti tatakrama keluarga.
* setiap hari berbuat kebajikan.


[sunting] Trisatya

Trisatya merupakan janji dan tiga kode moral yang digunakan dalam Gerakan Pramuka. Disebut trisatya karena mengandung tiga butir utama yang menjadi panutan setiap Pramuka.

Setiap kali Pramuka akan dilantik menuju tingkatan yang lebih tinggi atau dilantik untuk acara lainnya, diwajibkan melaksanakan upacara ucap ulang janji yang berupa pembacaan trisatya di depan sang saka merah putih. Kode Moral Trisatya digunakan oleh pramuka golongan penggalang, penegak dan pandega.

Trisatya dibagi dua, Trisatya untuk Penggalang dan Trisatya untuk Penegak, Pandega, dan anggota dewasa.

* Trisatya untuk penggalang selengkapnya berbunyi sebagai berikut :



Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

1. menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila.
2. menolong sesama hidup dan mempersiapkan diri membangun masyarakat
3. menepati Dasadharma.



* Trisatya untuk Penegak, Pandega, dan anggota dewasa selengkapnya berbunyi sebagai berikut :



Trisatya
Demi kehormatanku aku berjanji akan bersungguh-sungguh:

1. menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan Republik Indonesia dan mengamalkan Pancasila.
2. menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat
3. menepati Dasadarma.


[sunting] Dharma

Dharma adalah :

* Alat proses pendidikan sendiri yang progresif untuk mengembangkan budi pekerti luhur.

* Upaya memberi pengalaman praktis yang mendorong pesertadidik menemukan, menghayati, mematuhi sistem nilai yang dimiliki masyarakat dimana ia hidup dan menjadi anggota.

* Landasan gerak Gerakan Pramuka untuk mencapai tujuan pendidikan melalui kepramukaan yang kegiatannya mendorong Pramuka manunggal dengan masyarakat, bersikap demokratis, saling menghormati, memiliki rasa kebersamaan dan gotong royong;

* Kode Etik Organisasi dan satuan Pramuka, dengan landasan Ketentuan Moral disusun dan ditetapkan bersama aturan yang mengatur hak dan kewajiban anggota, pembagian tanggungjawab dan penentuan putusan.

Dharma dibagi menjadi dua, sesuai dengan kelompok umur peserta didik, yaitu Dwidharma dan Dasadharma"
[sunting] Dwidharma

Dwidarma selengkapnya berbunyi sebagai berikut :


Dwidarma Pramuka Siaga

* Siaga berbakti kepada ayah bundanya.
* Siaga berani dan tidak putus asa.


[sunting] Dasadharma

Dasadarma selengkapnya berbunyi sebagai berikut:


Dasadharma

Pramuka itu:

1. Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
2. Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
3. Patriot yang sopan dan kesatria.
4. Patuh dan suka bermusyawarah.
5. Rela menolong dan tabah.
6. Rajin, terampil, dan gembira.
7. Hemat, cermat, dan bersahaja.
8. Disiplin, berani, dan setia.
9. Bertanggungjawab dan dapat dipercaya.
10. Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan.

25 Februari 2010

800 Sekolah di Yogya Terkoneksi Internet




YOGYAKARTA - Deputi Eksekutif General Manager Divisi Customer Service II wilayah Timur Indonesia Benny Hartono mengatakan saat ini setidaknya sudah ada 800 sekolah setingkat SMP, SMA dan SMK di DIY yang telah terkoneksi dengan sambungan internet. Pihak Telkom dengan melibatkan organisasi guru kemudian telah membuat bank soal untuk persiapan UN (Ujian Nasional) bagi mereka.

“Bank soal untuk siswa SMP, SMA dan SMK telah ada sebagai bahan try out bagi mereka menjelang UN,” kata Benny, usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan HB X, di Yogyakarta, Selasa (23/2/2010).

Benny menjelaskan, untuk bank soal tersebut saat ini setidaknya telah tersedia 5.000-an soal. Nantinya bagi sekolah-sekolah yang siswanya mengakses terbanyak soal tersebut akan mendapatkan penghargaan dari Telkom. Program speedy education tersebut, ujar Benny, telah diluncurkan di Yogyakarta 18 Februari lalu.

“Bulan Juli kita ada final bagi sekolah yang siswanya mengakses terbanyak soal itu,” katanya

Sementara itu GM PT Telkom Yogyakarta Adiwarman menambahkan, keberadaan telepon kabel saat ini ternyata masih tetap eksis meski puluhan operator telepon seluler beredar. Selain itu antusias masyarakat untuk memasang telepon kabel saat ini juga dibarengi dengan keinginan mereka untuk berlangganan internet. Menurut Adiwarman, jumlah pelanggan telepon kabel sekarang ini mencapai 200 ribu. Sedangkan untuk pelanggan speedy mencapai 25 ribu orang.

“Jumlahnya kita terus tingkatkan terus baik untuk telpon kabel maupun speedy-nya," kata Adi.

Adi menambahkan, agar tetap bisa terus bersaing dengan operator seluler lainnya fasilitas tambahan untuk speedy dari Telkom akan terus ditambah selain internet yaitu televisi. Sementara untuk kapasitas sambungan speedy yang tersedia saat ini masih terbuka.

“Kapasitas bagi pelanggan baru di DIY masih terbuka," katanya. (Satria Nugraha/Trijaya/mbs)